hidup ini indah meski tak mudah

hidup ini indah meski tak mudah
hidup ini indah meski tak mudah

Jumat, 01 Februari 2013

Dirikan Tembok di Ruangmu Sendiri


Manusia pada dasarnya memang egois. Ketika jatuh cinta, dia ingin semua makhluk di bumi ikut merayakannya. Ketika patah hati, dia ingin tak seorang pun tertawa di hadapannya.
Mungkin manusia tidak sekedar ingin dimengerti, tapi juga ingin orang lain larut dalam perasaannya. Mencari kawan sepenanggungan tanpa peduli apakah sang kawan punya rasa sendiri.
Kalau memang begitu, keringkan saja lautnya. Biar tak ada lagi ikan yang berenang. Kalau sudah begitu, hirup semua awan di langit. Biar tak ada lagi burung yang berani beterbangan.
Bakar, biar semua menjadi abu. Biar tak ada yang bermegah diri di atas panggung. Biar tak ada yang melakonkan tokoh putih atau hitam. Ubah warna dunia jadi kelabu. Dan semua insan akan sama rasa, sama hasrat, sama cita.
Jika ingin dunia tetap berwarna, warnai sendiri laut dan langitmu. Dirikan tembok, bukan panggung. Beri pintu, beri jendela, tapi tetap dirikan tembok. Berlarilah, menarilah dalam ruangmu sendiri, dan biarkan orang lain berlari dan menari dalam ruangnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar