Manusia pada dasarnya memang
egois. Ketika jatuh cinta, dia ingin semua makhluk di bumi ikut merayakannya.
Ketika patah hati, dia ingin tak seorang pun tertawa di hadapannya.
Mungkin manusia tidak sekedar
ingin dimengerti, tapi juga ingin orang lain larut dalam perasaannya. Mencari
kawan sepenanggungan tanpa peduli apakah sang kawan punya rasa sendiri.
Kalau memang begitu, keringkan
saja lautnya. Biar tak ada lagi ikan yang berenang. Kalau sudah begitu, hirup
semua awan di langit. Biar tak ada lagi burung yang berani beterbangan.
Bakar, biar semua menjadi abu.
Biar tak ada yang bermegah diri di atas panggung. Biar tak ada yang melakonkan
tokoh putih atau hitam. Ubah warna dunia jadi kelabu. Dan semua insan akan sama
rasa, sama hasrat, sama cita.
Jika ingin dunia tetap
berwarna, warnai sendiri laut dan langitmu. Dirikan tembok, bukan panggung.
Beri pintu, beri jendela, tapi tetap dirikan tembok. Berlarilah, menarilah
dalam ruangmu sendiri, dan biarkan orang lain berlari dan menari dalam
ruangnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar