Aku merindukanmu seperti seekor merpati yang
lupa bagaimana terbang, meskipun sepasang sayapnya masih utuh menempel di
tubuhnya.
Bersayap, tapi semacam tak mampu terbang.
Tolong ingatkan aku lagi betapa indahnya langit biru itu. Betapa manisnya rasa
awan putih. Betapa kuatnya sepasang kaki merahku. Betapa indahnya berada tinggi
di atas, tanpa harus takut jatuh dan mati.
Atau seandainya jatuh pun, ada sepasang tangan kuat yang menggenggam. Tanganmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar