hidup ini indah meski tak mudah

hidup ini indah meski tak mudah
hidup ini indah meski tak mudah

Kamis, 25 April 2013

GURU FUNKY KU


Sepanjang pertemanan kita
sudah berapa nama laki-laki yang kita sebut,
baik dari bibirmu, mau pun dari bibirku?

Lalu,

Sudah berapa gelas
wedang jeruk
yang kita habiskan saat bertemu,
dan berapa ratus
porsi ikan bakar yang kita santap?

Juga,

Sudah berapa kali sepasang telingamu
jadi yang pertama mendengarnya?
Dan mulutmu jadi yang pertama memberi selamat,
atau memberi penghiburan yang tak sekedar?

Jadi,

Sudah berapa banyak hutangku padamu?
Belum lagi hutang doa di setiap sujudmu
dan hutang tulisan yang tak jadi kubayar?

Bu Guru Funky,

Teruslah menjadi guru untuk batinku ketika sakit.
Teruslah menjadi mataku ketika aku jatuh cinta.
Teruslah menjadi sumsum bagi tulangku ketika aku patah semangat.

Stay funky, loving, and gaul, Miss
...
Aku sayang kamu
...
Mungkin sudah sejak ratusan tahun lalu
saat kita bertemu di istana biru itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar