hidup ini indah meski tak mudah

hidup ini indah meski tak mudah
hidup ini indah meski tak mudah

Selasa, 08 Oktober 2013

Badut Cinta

Mungkin cinta sejati itu adalah cinta pada pandangan pertama. Cinta yang datang begitu saja, tanpa tahu siapa dia, berapa jumlah uangnya di bank, anak siapa dia, seberapa tinggi jabatannya, seberapa hebat dia di ranjang, bahkan apa statusnya. Karenanya, banyak yang menyebut cinta itu buta.

Tapi tunggu.

Bukankah cinta pada pandangan pertama bisa jadi terjadi karena orang itu indah dipandang mata? Lalu sejatikah cinta yang semacam itu? Pemikiran ini lalu menghapus anggapan bahwa cinta itu buta.

Tidak. Cinta tidak pernah buta.

Lalu apakah cinta sejati itu?



Bisa jadi cinta yang diberikan kepada seseorang yang sebenarnya tidak layak untuk dicintai, karena buruk rupa, miskin, tidak punya masa depan, dan hal-hal buruk lainnya. Biasanya, orang yang jatuh cinta dan mencintai orang semacam ini sering disebut pahlawan cinta. 

Ah, pahlawan.

Saya rasa, memang wajah yang tidak terlalu indah dipandang mata atau  jumlah uang di bank seharusnya tidak ada hubungannya dengan cinta. Dan sehina-hinanya manusia, bukanlah orang yang buruk rupa dan miskin harta - tapi mereka yang tidak bahagia atas kesalahan dan pilihan hidupnya sendiri. Mereka yang suka iri, mereka yang tidak tahu bersyukur, mereka yang selalu ingin lebih, mereka yang merasa lebih sempurna dari orang lain. Memuakkan. Dan kalau ada orang yang jatuh cinta dengan orang semacam ini, dia bukanlah pahlawan cinta. Dia badut cinta.

Ya. Badut. Karena dunia layak menertawainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar